# SELAMAT DATANG DI WEBSITE KARIMUN TOURISM. PUSAT INFORMASI PARIWISATA KABUPATEN KARIMUN!


MASJID AL - AQSO

Nama Situs/BCB   : Masjid Al Aqsho

Lokasi                  : P. Moro

Alamat                  : Kel. Moro Kota, Kec. Moro, . Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

                Kepemilikan         : Kaum

                Luas Situs             :

                Batas-Batas           : Utara      : Kebun

                                              Selatan    : Kebun

                                              Barat       : Kebun

                                              Timur     : Kebun

                Jenis Situs             : Peribadatan

                Type                     : Islam/Kolonial

                Ukuran                 : Panjang : 15,96 m

                                               Lebar        : 15,38m

                                               Tinggi       : -

                Periodisasi            : 1910

 

 

Masjid ini terletak di tepi jalan raya yang membelah P. Moro atau berhadapan dengan pasar Moro. Ruangan masjid terbagi menjadi dua bagian, yakni ruang tengah sebagai ruang utama tempat sholat dan ruang luar yang mengitari ruang utama. Ruang utama ditopang dengan tujuh buah pilar utama yang berbentuk lingkaran dari tembok dengan diameter 45 cm. Pintu masuk berbatasan langsung dengan jalan raya. Di luar ruang sholat terdapat tempat berwudhu yang berada disamping kiri masjid. Masjid ini dibangun tahun 1910 dan pada saat ini telah banyak mengalami perubahan baik secara arsitektural maupun bahan.

KELENTENG BUANG SIAUW ANG

Nama Situs/BCB   : Kelenteng Buang Siauw Ang

Lokasi                  : P. Moro

Alamat                  : Bukit Jepun, Kel. Moro, Kec. Moro, Kab. Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

                Kepemilikan         : Komunitas

                Luas Situs             :

                Batas-Batas           : Utara      : Kebun

                                              Selatan    : Kebun

                                              Barat       : Kebun

                                              Timur     : Kebun

                Jenis Situs             : Peribadatan

                Type                     : China/Kolonial

                Ukuran                 : Panjang : 8,18 m

                                              Lebar         : 6 m

                                             Tinggi         : -

                Periodisasi            : 1926

 

 

Bangunan Kelenteng ini merupakan bangunan tunggal yang hanya memiliki satu ruang sebagai tempat persembahyangan, selebihnya merupakan teras yang terdapat di bagian depan. Arti Buang Siauw ANg sendiri adalah semua orang panjang umur. Kelenteng ini berdiri diatas bukit yang menghadap ke laut. Sebagimana tempat peribadatan masyarakat Tionghwa yang menganut ajaran Kong Huchu, Kelenteng ini memiliki ciri-ciri arsitektur bangunan China dengan atap tapal kuda. Kelenteng yang didirikan tahun 1926 ini memiliki tembok yang relative tebal. BAngunan ini hanya memiliki satu buah pintu masuk dari kayu dan jendela 2 buah dengan jalusi besi. Pada bagian atas pintu masuk terdapat tulisan dengan huruf China yang menerangkan nama kelenteng tersebut. Sedangkan pada tempat persembahyangan dipenuhi dengan aneka ragam peralatan sembahyang. Secara arsitektural dan bahan, bangunan kelenteng ini masih banyak mempertahankan keasliannya karena dukungan dari kondisi bangunan yang cukup kokoh.

KLENTENG LOK KWI THONG

Nama Situs/BCB           : Kelenteng Lok Kwi Thong

Lokasi                          : P.Karimun

Alamat                          : Jl. Jendral Ahmad Yani, Kabupaten Karimun

Kepemilikan                  : Pribadi

Jenis Situs                    : Peribadatan

Type                             : China

Periodisasi                    : Kolonial

 

Bangunannya dibatasi dengan pagar tembok berbentuk setengah lingkaran. Bangunannya sendiri berada ditengah-tengah dengan ciri khas bangunan peribadatan China, yakni dengan bentuk-bentuk atap pagoda dan bercat warna merah. Kelenteng ini difungsikan sebagai tempat peribidatan bagi penganut Kong Hu Chu. Lingkungan sekitarnya merupakan pemukiman yang cukup padat. Tidak terdepat penjelasan yang pasti tentang tahun pendiriannya. Pada saat itu bangunan tersebut sudah direnovasi hamper pada setiap bagian. Bangunan ini sekarang menjadi milik pribadi.

VIHARA DHARMA SHANTI

 

Nama Situs/BCB   : Vihara Dharma Shanti

Lokasi                  : P. Kundur

Alamat                 : Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Batu Kotam Kec. Kundur,

                               Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

                Kepemilikan         : Yayasan Dharma Shanti

                Luas Situs             : -

                Batas-Batas           : Utara      : Rumah

                                               Selatan   : Jalan Kabupaen

                                               Barat      : Jl. Sudirman

                                               Timur    : Rumah

                Jenis Situs             : Peribadatan

                Type                     : China

                Ukuran                 : Panjang : 29,90 m

                                               Lebar        : 21,71 m

                                               Tinggi       : -

                Periodisasi            : Kolonial

 

Vihara Dharma Shanti merupakan tempat peribadatan bagi pemeluk Buddha dengan latar belakang kebudayaan China. Sebagaimana tempat peribadatan dengan latar belakang yang demikian memiliki kekhasan tersendiri bapa bangunan ini seperti atap yang melengkung meyerupai pelana kuda yang pada masing-masing ujungnya dipenuhi hiasan naga, serta ornamen-ornamen lainnya seperti tulisan China pada setiap pintu masuk. Bangunan ini terbagi menjadi tiga ruangan, yaitu ruang depan, ruang tengah dan ruang belakang. Seluruh ruangan ini difungsikan sebagai tempat persembahyang dengan memakai konsep semakin ke belakang semakin sakral. Hal ini dapat ditunjukkan dengan fasilitas persembahayangan yang berupa arca-arca pemujaan . Arca Budhha Sakyamuni sebagai sentral ditempatkan paling belakang. Arca ini didampingi oleh arca Bodhisatva Avalokiteswara dan Bodhisatva Maitereaya. Bagian tengah ruangan ditempatkan Arca Dewa Amurwabhumi didampingi arca Satya Dharma dan Dewi Tara. Pada ruang belakang bagian atas bangunan ini diberi fasilitas kamar-kamar yang difungsikan sebagai tempat beristirahat atau menginap para biksu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari informasi yang diperoleh melalui informan Wiryanto (50 th) bangunan ini didirikan pada tahun 1937 dan telah mengalami renovasi beberapa kali, yang terakhir tahun 1986. Perlakukan renovasi yang dilakukan sebagian sudah merubah secara struktur maupun bentuk dari bangunan semula. Bentuk yang masih diperthankan hanya pada bagian ruang tengah. Hail ini dapat dilihat pada bentu rangka-rangka atap dan tiang yang menopang. Rangka atap dibuat dari Kayu gelondongan dengan dimeter 15 cm. sedangkan tiang-tiangnya yang masih asli berjumlah 6 buah dari kayu gelondongan dengan diameter 30 cm dicat dengan warna merah.

VIHARA CETIYA TRI DHARMA

Vihara Cetiya Tri Dharma berlokasi di Pulau Buru. Dulunya, Vihara ini bernama Bu Sua Teng. Bangunan ini sampai sekarang masih kokoh berdiri. Lantainya yang terbuat dari marmer sama sekali tidak pernah disentuh renovasi. Gentengnya yang buatan Perancis dan bercap 'Gichard Carvin & Cie, Marseille Standre'. Berbagai catatan menyebut, bangunan utama yang didominasi warna merah terang ini dibangun pada sekitar tahun 1832. Tidak diketahui secara persis penggagasnya. Tetapi dari sumber lisan yang kerap dituturkan warga sekitar, bangunan ini telah dulu ada sebelum Masjid Jami Abdul Gani didirikan.

. Copyright © 2013. karimuntourism.com