# SELAMAT DATANG DI WEBSITE KARIMUN TOURISM. PUSAT INFORMASI PARIWISATA KABUPATEN KARIMUN!


BANGUNAN RUKO 1925

Nama Situs/BCB           : Bangunan Ruko

Lokasi                          : P.Karimun

Alamat                         : Jl. Nusantara, Tanjung Balai Karimun

Kepemilikan                  : Pemerintah Daerah

Jenis Situs                    : Perdagangan

Type                             : Kolonial dan China

Periodisasi                    : 1925

Ruko-ruko di sepanjang jalan nusantara merupakan fasilitas perdagangan yang tertua di tanjung Balai mengigat kota tersebut sebagai kota tertua di pulau Karimun. Tiga buah bangunan ruko masih mempertahankan bentuk keasliannya dengan ciri arsitektur bangunan perpaduan antara gaya kolonial dan gaya China dengan hiasan relief-relief naga dan burung phoenix. Kondisi saat ini masih relative baik. Salah satu ruko yang saat ini difungsikan sebagai Kantor Lurah Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun memiliki ornament yang cukup kaya dengan hiasan-hiasan relief sulur-suluran. Pada bagian atas bangunan terdapat angka tahun pendirian yang menunjukkan tahun 1925. Ornamen kolonial dapat dilihat pada bagian jendela yang berbentuk lengkung. Pada bagian muka bangunan ditopang dengan 4 buah tiang utama masing-masing 2 berbentuk lingkaran dan 2 buah berbentuk segi empat. Pada dua buah tiang yang berada disisi kanan dan kiri masing-masing terdapat tulisan dengan huruf China.

GEDUNG NASIONAL

 

Nama Situs/BCB   : Gedung Nasional

Lokasi                : P.Karimun

Alamat               : Jl. Yos Sudarso No. 10 Tanjung Balai Karimun

Kepemilikan         : Pemkab. Karimun

Luas Situs           : 433 m2

Jenis Situs           : Gedung

Type                  : Kolonial dan Indonesia

Ukuran               : Panjang : 27,32 m

                          Lebar      : 16,5 m

Periodisasi           : Abad 20

Gedung ini dibangun pada tahun 1953 yang diperuntukan sebagai tempat pertemuan untuk berbagai acara untuk tingkat Kabupaten Karimun. Sejak berdiri hingga sekarang ini fungsinya tidak berubah. Bangunannya berupa bangunan bata dengan gaya arsitektur perpaduan kolonial dan Indonesia. Gaya colonial terlihat pada bagian langit-langit yang tinggi pada ruang utama dengan berbentuk lengkungan-lengkungan. Pembagian ruang terbagi menjadi tiga yaitu dua buah ruangan berada pada bagian paling depan di sisi kanan dan kiri bangunan yang diperuntukan sebagai perkantoran, dan ruang aula sebagai ruang utama. Pada bagian atas ruang ini. Kondisi bangunan ini masih baik dan diantaranya telah diganti beberapa komponen bangunan, seperti jendela dan daun pintu, lantai, serta sebagian rangka-rangkanya.

 

KERAMAT TANJUNG GELAM

 

Nama Situs/BCB   : Keramat Tanjung Gelam

Lokasi                : P.Karimun

Alamat               :Kel. Teluk Air, Kec. Karimun, Kab. Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

Kepemilikan         : Bea dan Cukai

Luas Situs           : 25 m2

Periodisasi           : Islam/Kolonial

 

Cerita Rakyat yang berkembang mengenai keberadaan makam ini terkait dengan sebuah peristiwa adanya dua orang saudara yang sedang menjala udang. Mereka berdua dengan menaiki sampan sang kakak bertugas menjala sedangkan adiknya mendayung. Sambil menebar jalanya saudara tuanya bersiul mendendangkan lagu lancang kuning. Si adik melarang sang kakak untuk menyanyikan lagu tersebut sambil karena tidak baik dinyanyikan sambil menjala. Namun demikian si abang tidak memperdulikan peringatan saudara mudanya, akibatnya sang abang tenggelam dengan jalanya. Karena hanya ditemukan bagian kepalanya maka hanya 7 helai rambutnya saja yang dimakamkan ditempat ini. Sejak itu tempat tenggelamnya tokoh dalam cerita rakyat ini dinamakan Tanjung Gelam. Gelar dari yang dimakamkan di tempat ini adalah Tuk Jambul.

 

Makamnya berada dalam cungkup dengan jirat berkeramik warna putih, terdiri dari 3 lapisan yang melambangkan kedudukan social si tokoh pada saat hidupnya. Nisannya berjumlah 2 buah dari batu granit dengan type gada. Dari berkas pahatan pada nisannya mengindikasikan nasal tersebut bukan nisan aslinya Karen relative masih baru.

KERAMAT GADING

Nama Situs/BCB   : Keramat Gading

Lokasi                  : P. Kundur

Alamat                 : Kel. Tanjung Batu Kota, Kec. Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi

                               Kepualuan Riau

                Kepemilikan         : Kaum

                Luas Situs             :

                Batas-Batas           : Utara      : Kebun

                                               Selatan   : Kebun

                                               Barat      : Kebun

                                               Timur    : Kebun

                Jenis Situs             : Pemakaman

                Type                     : Islam

                Ukuran                 : Panjang : 10,37 m

                                               Lebar        : 4,28 m

                                               Tinggi       : -

                Periodisasi            : Abad 19 

 Keramat Gading adalah sebuah nama makam pada sebuah lokasi yang disebut Tanjung Putri Gading. Ketokohan dari dimakamkan disini tidak diketahui secara pasti, hanya saja penduduk sekitarnya mengkeramatkan makam ini. Makam tersebebut berada pada sebuah perkebunan yang berbatasan dengan pantai sebelah barat-selatan dari Pulau Kundur. Letak makam berada di dalam cungkup bersama dengan 4 buah makam lainnya. Pada makam Gading sendiri memiliki tiga pasang ( 6 buah ) nisan dengan tipe yang berbeda. Pada bagian tengah makam, yakni satu pasang nisan berbentuk pipih memanjang dan ukurannya lebih panjang disbanding 2 pasang nisan lainnya yang berbentuk gada. Penempatan 3 pasang nisan ada kemungkinan dihubungkan dengan kedudukan social dari yang dikuburkan pada masa hidupnya. Namun demikian memiliki dari tipe nisan yang berbeda bias jadi dalam satu jirat makam terdiri dari 3 jasad yang dikuburkan. Biasanya tipe nisan yang berbentuk pipih diperuntuhkan bagi jasad perempuan sedangkan tipe gada bagi jasad laki-laki. Memilik dari bahannya dan pembuatannya, nisan ini merupakan nisan pengganti yang dibuat dari batu granit yang masih relative baru. Jirat makam dari keramik berwarna putih. Diluar cungkup dari keramat Gading merupakan komplek pemakaman umum.

LAYANG KUMITIR


Keramat Layang Kumitir merupakan makam yang dikeramatkan oleh penduduk. Pada makam ini terdapat dua buah pusara, yaitu Pusara Layang Kumitir dan orang kepercayaannya (pengawal). Makam Layang Kumitir dipercaya penduduk sebagai orang dekat Wali Songo yang datang dari Pulau Jawa untuk menyebarluaskan agama Islam di Kecamatan Kundur. Karena kapalnya kandas maka Layar Kumitir dan orang kepercayaannya tersebut tinggal menetap di Kundur hingga meninggal dunia.

. Copyright © 2013. karimuntourism.com